Tuhan, Ijinkan kami…
pada rindu yang menggigit di malam purnama
aku sampaikan sejuta asa pada pemilik jiwa
duhai yang menggenggam semesta
sampaikan sejuta cinta padanya
pada embun di waktu subuh
kulukiskan wajah ia yang kucinta
Tuhan„jika tiba waktunya
ijinkan kami berpeluk mesra
pada derai hujan
kubuka lembar kenangan
dan taukah kau?
betapa sakitnya
sesungguhnya ia tak pernah datang, lalu bagaimana bisa ia pergi
rasa itu terlahir begitu saja„ hadir tanpa diketahui mulanya
raganya bisa pergi, tapi jiwanya tidak..
Tuhan jika tiba masanya„
ijinkan kami berpeluk mesra
dalam satu ruang yang didalamnya hanya ada bahagia
